Sunday, October 31, 2010

Apple (iPad) emang penemu handal,.. Samsung (Galaxy Tab) emang follower cerdik :-)

Abis baca tulisannya Bang Erik Tapan di kompasiana.com tentang Galaxy Tab Vs Ipad jadi akhirnya kepincut juga mencari-cari info tentang gadget yang satu (eh dua)ini.
Apple dengan Steven Paul Jobsnya yang hampir setiap tahun selalu penuh dengan kejutan - kejutan temuannya. Nah, yang ter-hangat saat ini tentunya besutan barunya si iPad yang fenomenal.

Tulisan diatas yg dibuat sepuluh tahun lalu (2006), ternyata terbukti ditahun ini (2016) bahwa samsung memang cerdik sekali menggunakan momen dan mencari partnernya.
Bisa kita lihat disekeliling, siapa dalam satu RT, seruangan kerja,  satu kelas, siapa yang tidak mengenal samsung, lebih dari 50% menggunakannya.

Kamu juga pernah menggunakannya khan?

Monday, March 15, 2010

The Naked Budgeter

Mapping

Proses awal Mapping sangat mudah sekali dilakukan saat ini, baik dari Peta-peta di toko buku, dari GPS, dan tentunya dari mas Jewis Google juga punya banyak pilihan seperti map dan Google earth-nya. Ketik saja http://maps.google.com dan isi kolom tujuannya dengan “Singapore” So, ini sangat memudahkan sekali untuk mind share di pola pikir kita. Jadi tahu seberapa besar pulau kecil ini, plus pulau-pulau buatan dan sungai-sungai buatan yang rasanya asin semua (karena bukan tawar, tapi air laut)

Dengan mengenal peta wilayah mulai dari jalan-jalan, hingga bahkan lokasi-lokasi yang dituju maka akan semakin sangat memudahkan kita dalam membuat sebuah rencana, rencana perjalanan, a journey.

Dalam bepergian biasanya kita mulai dari prosentase biaya yang terbesar dulu yang perlu didahulukan. Biasanya masalah transportasi, konsumsi dan akomodasi adalah faktor-faktor yang prosentasenya paling besar dari sisi biaya. Transportasi mungkin bisa 50% lebih, konsumsi & akomodasi bisa sekitar 30%-nya. Dan jangan lupa learning juga posisi kurs uang kita, walau sementara inin cenderung stabil, tapi kalo dah kena si-jewis George Soros nanti bisa kelimpungan kita.. , silahkan klik di http://www.xe.com/ucc/convert.cgi.

Packing
Packing for Backpacker
Pemilihan kota dan negeri singapura memang dilihat dari berbagai sudut pandang. Salah satunya adalah faktor kemudahan, karena bisa dijamin tanpa bertanya kepada satu orang pun disingapura yakin negara kecil ini bisa dikuasai, ”Everybody can go there”.
Dengan berbagai kemudahan itu, maka hanya ini saja yang perlu disiapkan ;
• Passport
• GPS / Kompas/Peta
• Pakaian
• Alat mandi
• Alat sholat
• Pop Mie
• Camera/Handycam
Passport
Buat yang sudah punya passport, masalah selesai, tetapi untuk yang belum punya pasport sebaiknya membuat passport sendiri. Pembuatan melalui agen memang bisa lebih ringan karena dianggap tidak perlu repot (padahal sama repotnya). Dan biaya bisa habis mulai Rp.450 ribu hingga Rp.550 ribu. Sedangkan jika mengurus sendiri bisa hemat 50% yaitu sekitar Rp.270 ribu saja.
Langsung saja datang ke Imigrasi (Surabaya ada 2 tempat di Waru & Tanjung Perak) dengan membawa (asli & fotocopy) :
• KTP
• Akte lahir / Ijasah / Srt Nikah (salah satu)
• Rekomendasi perush (permohonan)
• KSK
Proses hari pertama jika pagi maka selain memasukkan berkas (setelah mengisi formulir pengajuan passport) bisa juga menunggu hingga dipanggil untuk foto dan wawancara, tetapi jika sudah siang, maka pemanggilan adalah keesokan harinya. Saat wawancara Jangan lupa melakukan cek nama di komputer (sayang kalau salah). Kemudian setelah wawancara selesai akan diberikan kertas tanda penganbilan passpor yang baru bisa diambil tiga hari kemudian. Mudah khan ?.. 

GPS
Untuk apa GPS ?.. ya memang sebenarnya GPS tidak terlalu penting, apalagi di singapura sudah banyak sekali peta, brosur dan lainnya yang sangat membantu. Sedangkan kompas cukup berarti untuk tentukan arah kiblat saat kita sholat (bawa kompas khusus yg arah kiblat) .
Pakaian
Pakaian sebenarnya tidak perlu terlalu banyak, bahkan kalau perlu bisa juga tanpa perlu membawanya karena bisa langsung pakai kaos/pakaian oleh-oleh yang di singapura. Hal ini akan menguntungkan karena tas bisa banyak space, tidak perlu bawa dua tas (untuk oleh-oleh).
Satu hal lagi, untuk (maaf) celana dalam sebaiknya bisa juga dengan membawa celdam kertas yang sekali pakai (disposable briefs), bisa dibeli di giant sekitar Rp.15 ribu (isi tujuh).. jadi tambah enteng khan ?.. 

Alat Mandi
Karena mengandung gel dan cairan, maka sebaiknya dipacking dalam sebuah tempat tertutup, selain itu juga cairan/gel-nya jangan lebih dari 50 ml. Hal ini akan menyulitkan saat dipesawat nanti.

Alat Sholat
Selain kompas penunjuk arah kiblat, tentunya alas seperti sajadah dan sarung yang bisa multiuse merupakan paket yang penting. Ingat lho sholat itu wajib,.. tinggal pilih Sholat atau disholatkan ?.. 
O,ya jangan lupa waktu di Singapura sama dengan WITA (Waktu Indonesia Tengah) sehingga jika di Surabaya / Jakarta jam 4 subuh, berarti di singapura adalah jam 5 pagi.

PopMie
Walau menyebut merk, maksudnya disini adalah bahwa kadang saat kita mencari sarapan tidak seluruh tempat makan buka dipagi hari, maka mungkin dengan membawa pop mie dan kopi/sereal instan sachet.
Tetapi tenang saja, untuk kedua hal ini tidak membawapun tidak masalah karena toko 7 eleven yang buka 24 jam disingapura juga siap, bahkan kadang jual pula nasi lemak dengan harga sekitar SGD $ 2 saja.

Camera
Jelas barang yang satu ini juga termasuk barang wajib, karena hanya dengan camera atau handycam inilah seluruh peristiwa-peristiwa yang dialami bisa terdokumentasi dengan baik. Termasuk salah satunya adalah terjadinya buku/ebook ini.

.... tulisan ini telah kami sajikan dalam sebuah eBook "The Naked Budgeter", tulisan sederhana dan mudah untuk persiapan backpaker-an ke singapura dengan biaya Hemat..
eBook GRATIS ini bisa di download di sini

Selamat menikmati..

Saturday, July 25, 2009

ALTRUIS...

Seorang ustadz yang kebetulan sering berkomunikasi dengan para misionaris/pendeta karena materi-2 kristologi yang mau tidak mau membuatnya sering bertemu mereka, bercerita bahwa mereka para pendeta itu ternyata kenapa kok suka sekali memberi kepada setiap orang ? hal itu karena mereka adalah seorang penganut Altruisme sejati, mereka sangat menaati sabdanya Isa Almasih perihal kebiasaan "menabur". Kalau ada jemaat/anggotanya yang menemui mereka pas pamit hendak pergi keluar kota misalnya. maka mereka akan memberikan 'sangu' untuk jemaatnya tersebut. Mereka setia menabuh benih-benih kebaikan katanya. Makanya tidak heran kenapa ada judul sekolah yaitu SMP-SMA Penabur di jakarta.

Sebaliknya, lanjut ustadz saat seorang kyai ditemui santrinya pamit hendak bepergian atau hal lainnya, yang biasanya terjadi adalah sang santri-lah yang 'memberikan' sesuatu kepada sang kyai, bukannya Kyai tersebut yang memberikan 'sangu'. Inilah contoh bagaimana ada beberapa Kyai yang sayang sekali mereka belum di kategori altruis ini.

Kata kamus OXFORD, altruisme adalah suatu prinsip hidup yang lebih mendahulukan kesejahteraan dan kebahagiaan orang lain daripada diri sendiri.Terus Kalo menurut Sosiologi sebagai sebuah perbuatan menolong tanpa pamrih.

Sedangkan seharusnya didalam Islam Altruis sebenarnya sudah merupakan budaya yang WAJIB dan WAJAR bagi seorang Muslim. Salah satu penerapan Altruisme adalah SHODAQOH, menurut Yusuf Wibisono pada Ekonomi Sedekah,bentuk altruisme tertinggi dalam Islam adalah Sedekah sunnah karena ia bersifat sukarela, tanpa paksaan, tanpa ketentuan, dilakukan dalam kondisi susah ataupun senang, malam dan siang hari, sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan (QS 3: 92).

Tulisan ini adalah sebuah pengharapan.. tak perlu diperpanjang,tapi perlu diperharap..
Pengharapan munculnya Altruis-altruis pada diri kita.

Thursday, April 23, 2009

Welut Jangkar @Tuban




Aneh,.. kata-kata pertama seperti itu adalah sesuatu yang wajar kala pertama kali menyambangi ke Warung kecil ini. Dikatakan warung saja sepertinya tidak layak lho, seperti tampak pada gambar diatas. Meja makan dan lengkap dengan kursi-2 nya terletak di belakang rumah yang menempel langsung dengan dapur menyatu pula dengan kebon belakang dan tempat parkiran sepeda motor.

Apa yang bikin tertarik ? Pueedesss-nya lah yang bikin 'geregetan'. Sajian menu andalannya memang hanya dua macam, belut jangkar atau mau lele jangkar ?. Minumannya sama sekali tidak spesial, kalo tidak soft drink ato teh botol, ya es teh dan es jeruk. Tapi masih ada sih yang special juga, yaitu bisa pilih mau nasi jagung ato nasi tulen (aseli kamsudnya).

Sebuah sajian belut yang terpotong-potong kecil-kecil dengan 'peyet'-an sambal (sangat) pedas. Sambalnya inilah yang 'khas' dab luar biasa, bentuknya seperti sambal pecel dengan warna merah dan serasa seperti ada parutan kelapa yang menyatu pada sambal. Entahlah campurannya apa saja, penulis tidak sampai menanyakan lebih jauh perihal keungulannya itu.

Lokasi dari Jalan Basuki rahmat Tuban (sebagai jalan ditengah kota satu-satunya) sebenarnya tidak terlalu jauh, hanya memang perlu ditanyakan ke masyarakat sekitar kemanakah jalan menuju pemandian 'bektiharho' ?... itu adalah jalur awal yang bakal dilalui jika ingin jalan-jalan kesana. Setelah mealui rumah sakit Medika yang katanya milik salah satu pejabat, masih sekitar setengah kilo lagi sebelum akhirnya belok kanan masuk ke desa (nama desanya lupa. Dan dari belokan tersebut hanya berjarak sekitar 300 meter akan tampak sebuah tulisan 'kecil' "Waroeng Tjangkar". Selesai ?.. tidak juga, karena kita musti memarkir kendaraan kita (jika Roda empat) di jalan tersebut untuk kemudian dilanjutkan jalan kaki sekitar tiga puluh meteran saja menuju sebuah rumah kuning yang terletak ditengah-tengah kampung dan tidak nampak seperti tempat warung atau depot makan.

Selamat mencoba..

Sunday, March 29, 2009

Siapa Bilang Buat SIM Gampang : Dua Jam dapat SIM ?



Hari itu hari senin, "I don't like Monday" kata nya wong londo.
tapi syukurlah diriku tak seperti itu, I like everyday.. yeah.. everyday is beautiful day.. I hope.. ;-)

Periksa persyaratan yang akan dibawa sudah dilakukan berkali-kali. Fotocopy SIM sudah tiga, KTP juga tiga, dan tentunya tak lupa disiapkan fotocopy Kartu Keluarga. Tepat jam 7 pagi, semua sudah siap. Maukkan mobil, langsung deh tancap gas. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar dua puluh menit, jika normal dan enggak lupa. Karena ternyata memang nyari tempat pengurusan SIM di kantor polisi Sidoarjo rada mbulet, selain karena kesana juga paling banter lima tahun sekali, juga karena jalan yang didepan kantor itu adalah searah. Mau tidak mau akhirnya harus cari tempat berputar lagi. Alhamdulillah akhirnya hanya molor sepuluh menit dari yang ditargetkan.

Dari awal masuk gerbang yang bertuliskan 'parkir umum' sudah mulai deh kebingungannya. Diawali parkir mobil, ternyata saat dengan tenang memarkir mobil, tiba-tiba pak parkir langsung ngetok cendela "Pak, itu parkir untuk dinas. Disana yang umum pak", wah kok tidak ada tulisan / larangannya ya ?. Satu.

Tampak ada tiga pintu masuk, pilih mana ya ?.. ada loket-1,2.. satu lagi sepertinya tempat informasi. Masuk ke tempat informasi ternyata ada petugas, syukurlah. Pertanyaan cukup sederhana, gimana cara daftar perpanjangan SIM ?. Ternyata jawaban yang saya terima cukup menarik, petugas laki-laki itu menjawab cukup dengan KTP dan SIM, masing-2 di fotocopy dua kali. Dan langkah pertama adalah membuat surat keterangan sehat di depan kantor, baru setelah itu isi formulir di loket-1. Wah, mudah sekali nih.. Akhirnya dengan cepat kulangkahkan lagi keluar kantor untuk mencari tempat minta surat keterangan sehat. Tempatnya tidak lah jauh, dekat fotocopy & wartel disamping kanan kantor sisi luar. tentunya setelah tanya sama si tukang parkir. Dua.

Jam sudah menunjukkan pukul 7.45 pagi, ruangan atau rumah yang disekat dua itu masih tertutup rapat tetapi antrian sudah ada sekitar sepuluh orang. Akhirnya diriku ikut dengan santai menunggu sembari ku keluarkan semua administrasi yang kubawa. Ruangan sisi kanan akhirnya terbuka sepuluh menit kemudian, langsung orang-orang berebutan menumpuk map-nya di meja dekat cendela tanpa kuketahui untuk apa ya ?.. lima menit, sepuluh menit akhirnya namaku dipanggil "Bapak bahtiar...", masuk dengan bersungut-sungut, oh ternyata seorang wanita. "ini dua SIM ya ?..asuransinya dua atau satu saja pak ?".. Lhoo kok asuransi ?.. Terpaksa deh kujawab satu karena kadung numpuk. dan pembayaran uang keluar pertama (selain fotocopy & bolpoin lho) adalah sebesar Tujuh belas ribu rupiah untuk asuransi SIMA/B.Tiga.

Ternyata ruangan kesehatan ada disampingnya,. tunggu lagi sekitar sepuluh menit sembari kubelikan bolpoin dulu, karena ternyata aku lupa membawanya padahal itu sangat penting. Ruangan dibuka,. langsung puluhan orang masuk. kata-kata pertama dari petugas (wanita lagi) adalah kata-kata menarik " Lho, sopo buka (pintu) tadi?". Semua terdiam.Sembari begitu mbak petugas seraya menutup pintu dengan setengah ketuslah (kalau tidak mau dikatakan ketus). Tumpuk lagi, tunggu dua puluh menit lebih akhirnya dipanggil. " Sim A dan C jadinya tiga puluh ribu pak", yup bayar utk surat kesehatan adalah bayaran kedua. Kirain langsung periksa ke dokternya, ternyata dipersilakan duduk kembali, tidak lama memang hanya antara lima hingga sepuluh menit lagi saja. "Pak bahtiar,.." panggil lagi oleh petugas laki-laki sekarang. Langsung semua yang dipanggil diberikan semacam lembaran tiket (print-out) yang isinya ternyata surat keterangan.. Lho kirain ada dokter dan diperiksa.. ternyata ?.. Empat.

langsung saja disambar tiket & map dan kembali berjalan menuju tempat awal, langsung ke loket-1. Bertanya lagi, tetapi sekarangf ganti di Loket-1 yang ada beberapa layanan didalamnya. Petugas waktu ditanya cukup ramah dan enak karena mau menjelaskan prosesnya. Setelah formulir diambil, langsung saja di-isi lengkap dua formulir (karena 2 SIM). Sesuai yang diinstruksikan petugas polisi tadi, maka formulir diberikan ke bagian arsip yang ternyata ruangannya harus keluar dari loket-1 dan ke arah belakang-nya. Sebuah bolongn kecil ditembok siap menerima berkas & formulir yang telah disediakan, tidak kelihatan memang, tapi ya kudu bertanya terus. setelah diperiksa (cap?) kembali lagi keloket-1, kumpulkan. tunggu lagi sekitar lima sampe sepuluh menit untuk terima panggilan. Ternyata disuruh bayar lagi, tetapi ini jelas sekali untuk bayar apa, yaitu bayar biaya perpanjangan. karena dua SIM (A & C) maka akhirnya dibaayar sebesar seratus dua puluh ribu sajah. tetapi setelah itu apa ya ?.. petugas tidak memberi tahu, hingga akhirnya kulihat beberapa orang langsung bawa berkas kerunag samping. Tidak ada petugas yang menginformasikan, selanjutnya saya harus apa ?, kita harus rajin bertanya dan lihat sekeliling.Lima.
nama dipanggil lagi, ternyata oleh bagian data " Silakan ke ruangan photo pak" akhirnya ketemu juga yang bicaranya lumayan halus, ada jiwa service excellent.. ;-). Tunggu diruangan photo tidak seperti menunggu di ruangan kesehatan tadi, ada TV ada AC sehingga tidak membuat bosan. Setelah dipanggil akhirnya langsung photo dan melakukan cap jempol serta tanda tangan, proses berjalan cepat, selesai. Tinggal menunggu kapan nih SIM-nya jadi. Panggilan tepat jatuh pukul 09.42, langsung saja terlihat bahwa si petugas yang memanggil diserbu orang karena ingin melihat SIM yang baru bagaimana ya ?..

Alhamdulillah ternyata seluruh proses berjalan tepat hanya sekitar dua jam saja sudah bisa terima SIM A/B dan SISM C. Kejujuran memang berpeluang mengetahui proses lebih detil dan tentunya merangsang untuk mereka-2 agar bisa lebih baik. dan ternyata proses kemaren sudah bisa membuka pintu hati ini, bahwa siapa-pun kan bisa untuk berubah, tergantung kita, bagaimana hendk menyikapinya ?

Friday, November 21, 2008

BISMILLAAH..
Assalamu'alaikum Wr Wb

Labbaika Allohumma labbaik, Labbaika la syarika laka labbaik
Innal hamda wanni'mata laka wal mulka, Laa syarika lak

Insya Allah tgl 22 Nop 2008 besok kami akan berangkat ke tanah suci.

Untuk itu kami mohon pamit, dan mohon do'a restunya agar kami diberi kemudahan, kelancaran, dan kesehatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji kami, bisa kembali pulang ke tanah air dengan selamat, dan menjadi haji yang Mabrur & Mabruroh.

Pada kesempatan ini juga kami memohon maaf apabila selama berinteraksi ada kesalahan maupun kekhilafan kami, baik yang kami sadari ataupun tidak.

Terimakasih dan Semoga Allah SWT selalu melindungi rekans semua, Amien...

Wassalamu'alaikum wr wb

Sunday, November 02, 2008


Dunia Google, Google dunia


sebuah ulasan ulang buku dari David A.Vise "The Google Story"

by @Abuafi


Google terlalu perkasa, sekilas judul di JawaPos pada 3 februari 2008 lalu tertera memberitakan keperkasaan sang raksasa Search Engine Google.Com, bahwa walaupun jika si Bill 'Microsoft' Gates berhasil membeli Yahoo.Com maka hanya akan memngumpulkan poin dalam pendapatan iklan di dunia maya hanya sebesar 33%. Masih sangat jauh sekali dengan poin bisnis iklan punya-nya Google yang sudah mencapai 58%. Dan ternyata kenyataannya juga Microsoft akhirnya kandas tidak jadi membeli Yahoo.

Di buku yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 2005 (di Indonesia tahun 2006) ini benar-benar mampu menggambarkan bagaimana kepiawaian dua anak muda turunan yahudi yaitu Sergey Brin dan Larry Page mengawali Google dan memupuki-nya sehingga menjadi raksasa baru di dunia maya hanya dalam 5 tahun. Bayangkan saja saat ini nilai kapitalisme pasarnya saja mencapai 100 MILYAR DOLLAR !!!.. Mau tahu berapa Rupiah ?..dengan kita ambil rate 1 US$ sekitar Rp.10.000,- saja maka menjadi 1 BILIUN !!! (1000 TRILIUN !!!). Bayangkan lagi dengan APBN negara kita di tahun 2007 saja hanya sekitar Rp746,4 triliun !. kalo uang dari pasar-nya Google terkumpul semua sudah pasti Indonesia bakal menjadi salah satu negara bagian dari Google, alangkah sedihnya.. :-(

Cerita berawal dari ketika Larry bertemu dengan Sergey di universitas Stanford, saat itu sedang masa orientasi mahasiswa baru. Dimana Sergey menjadi pemandunya Larry. Namanya orang pintar ketemu orang pintar pastilah silang pendapat pasti terjadi, nah hal itulah awal pertemuan keduanya. Kedua orang ini saling berbantahan tentang masalah apapun, walaupun saling tidak kenal ternyata mengawalinya dengan perdebatan-perdebatan seru. Ini semua diceritakan pada bab kedua, bukan pada bab pertama.

Pada bab pertama tampak sekali sang penulis mencoba memberikan daya rangsang kepada pembaca dengan menyajikan tulisan tentang beberapa nukilan kejadian-kejadian yang menarik perihal polah tingkah Google dengan kedua penemunya itu. Mulai dari kejadian saat kedua yahudi ini mendatangi sebuah SMA di negara zionis,Israel (Lihat betapa getol-nya Yahudi di seluruh dunia membantu apapun ke israel, bagaimana pakar-2 muslin yang menang nobel, menemukan pesawat, dll .. ada apa ?). Foto-foto bersejarah di google juga disajikan pada bab pertama ini.

Cerita mulai semakin menarik karena bab demi bab disajikan seperti sebuah kumpulan cerita pendek (cerpen). Belajar berhitung, Saus rahasia, Politik adu domba, festival Burning Man, The Danny Sullivan Show, Ekonomi Google, Seluruh dunia ber-Google ria, April mop, Tukang sensor, Go Public, Majalah Playboy, Charlie's place, Di meja hijau, Kejahatan klik dan lain sebagainya hingga ditutup oleh cerita bagaimana Google meng-google gen sendiri.

Daya tarik awal sebenarnya dari buku ini selain memang karena kehebatan Google, juga tentunya dari tulisan yang disajikan benar-benar memikat nyaris seperti sebuah alur cerita novel (kumpulan cerpen), dan hal ini tentunya disebabkan oleh kualitas penulis yang ternyata memang pernah memenangkan Pulitzer Prize : David A.Vise.
Bintang 5 dari skala 7 patut diberikan untuk buku ini.
dan ada tulisan kecil menarik yg mungkin tidak semua orang sempat membaca ini : "Buku ini tidak dibuat, dipesan, atau dibiayai oleh Google,Inc".
Selamat membaca ya...

Sunday, February 10, 2008

Malaysia : Caca marica hei-hei..

” Mana Dimana anak kambing saya, anak kambing saya ada di kampung baru..Caca Marica Hei-hei, Caca Marica Hei-hei … ”

dan seterusnya.. itulah sekelumit lagu asli dari Nusa Tenggara (Indonesia) yang muncul di Sentosa Island Singapura untuk menyambut pengunjung yang BUKAN dari Indonesia, tapi yang dari Malaysia !!.. Tidak banyak orang yan tahu, kalau lagu ini pun juga di cap milik malaysia oleh Singapura. Tenang, hal ini tidak dibahas, hanya sekadar memberi informasi ya..

KL Central Station

Kisah sebelumnya

Setelah perjalanan yang panjang sekitar 6 jam dengan menggunakan KTM milik malaysia dari Tanjong Pagar Singapura, maka tepat pukul 06.00 waktu Malaysia (05.00 WIB) tibalah di Stesen Sentral KL. Di KL Central Station ini masih terlihat cukup gelap dan masih cukup waktu untuk mengejar sholat subuh jika saat dikereta belum sempat melakukannya. Jangan lupa istilah toilet disana adalah dikenal dengan istilah “Tandas”. Dan jika ingin mandi, stasiun juga menyediakan tempat khusus untuk mandi (shower / bilik mandi) yang setiap hari buka kecuali hari minggu.

Banyak hal bisa dilakukan di stasiun ini, pertama-tama yang jelas bekal uang US Dollar maupun sisa Sing $ yang dibawa ada baiknya segera ditukar disini karena walaupun di Singapura juga bisa, ternyata di tempat ini nilai kursnya lebih baik daripada disana. Walau terdapat tiga money changer di stasiun ini, satu di lantai atas dan dua dilantai bawah, sebaiknya langsung saja menukarkan dilantai atas karena selain buka 24 jam, nilai tukarnya pun lebih baik dibandingkan lainnya untuk US Dolar, kalau Rupiah dimana-mana dijamin deh tidak bernilai.. :-).

Langkah kedua yang juga bisa dilakukan di stasiun ini adalah mandi dan makan pagi di lantai bawah. Jangan heran jika anda coba-coba bertanya kepada cleaning service pakai bahasa inggris atau ke melayu-melayuan eh, malah dijawab boso jowo. Memang cukup banyak saudara-saudara kita yang berstatus TKI jadi pekerja-pekerja semacam itu. Mudah-mudahan mereka memperoleh barokah yang lebih baik disitu. Untuk biaya makan pagi disana ternyata tidak begitu mahal, apalagi bila dibandingkan dengan Singapura, di malaysia jauh lebih hemat. Yang khas disana adalah nasi lemak, dengan harga berkisar antara 5 hingga 10 RM (Ringgit Malaysia).

Ketiga, jika ingin mengetahui lokasi-lokasi wisata terdapat beberapa travel agent yang bisa memberikan informasi tentang wisata dan tentunya ada banyak brosur berbentuk buku-buku kecil tentang wisata di malaysia. Jika beruntung, ada pula peta gratis tentang KL yang bisa diperoleh, walaupun petanya tidak begitu lengkap bila dibandingkan dengan singapura tetapi sudah cukup membantu untuk KL city tour. Terdapat pula Counter ticket Air Asia yang melayani pembelian keseluruh jurusan, tetapi sebaiknya untuk pembelian tiket pesawat ini dilakukan saat masih di indonesia karena jika saat di malaysia ini pasti akan memperoleh tiket yang lebih mahal.

Poin ke-empat yang diperoleh di stasiun ini juga adalah banyaknya pilihan angkutan transportasi untuk keliling kota kuala lumpur, terdapat sekitar empat MRT/monorail disini dengan berbagai jurusan yang berbeda tetapi di KL Central inilah titik temunya, tarifnya cukup beraneka ragam ; ada KTM Komuter, P JTRA LRT, ERL Express, dan KL Monorail (yang terakhir ini perlu keluar dari stasiun dulu menyeberang sekitar 50 meter). Tarif-nya memang cukup bervariasi, misalkan saja dari KL Central ke Suria KLCC (Petronas Twins Tower) hanya RM.1,6 (sekitar Rp.5000-an).

Hotel Murah

Ini adalah nilai lebh kelima jika berada disekitar stasiun ini, cukup banyak bertebaran hotel mulai dari yang mahal berbintang lima seperti Le Meridien Hotel hingga Lido hotel. Le Meridien Hotel bisa langsung dituju tepat dilantai 3 stasiun dan langsung berhadapan dengan stasiun dengan tarif mulai dari RM.390 (Rp.1,1 juta… wow). Lain halnya dengan kondisi hotel yang jaraknya mungkin tidak sampai 300 meter dengan lokasi arah keluar stasiun yang menuju ke lantai paling bawah dan keluar di tempat perhentian bus. Jika belum tahu, bisa ditanyakan ke bagian informasi, arah menuju ke KL Monorail, itulah pintu menuju kearah hotel yang sangat memadai.. :-). Setelah berjalan menyeberangi lapangan menuju kearah KL Monorail, selanjutnya bisa tanya lagi jalan Padang Belia, karena disana juga terdapat hotel bernama YMCA, sepertinya sih cukup baik bahkan ada lapangan tennisnya pula (tapi untuk apa ya?), ternyata tarifnya tidak setara dengan gedungnya. walau kelihatan cukup, ternyata tarifnya masih relatif mahal yaitu sekitar RM.150 perkamar, jika dihitung per orang bisa sekitar RM.70 (Rp.200 ribuan). Masih mahalkah ?.. yup benull, kenapa ?… ternyata didekatnya yang cuma berjarak tidak sampai 10 meter terdapat hotel yang murah meriah, sangat cocok untuk backpacker.

Hotel Lido namanya, dengan tarif yang hanya sekitar R.40-an perkamar, sedangkan kalao bawa lima orang hanya RM.85 (Rp. 250 ribu-an). Hanya dengan Lima puluh ribuan rupiah per orang sudah memperolah fasilitas AC, TV, air hangat, bahkan lokasi dekat dengan alat transportasi. Hanya saja disitu tidak bisa memperoleh air mineral gratis, tidak seperti hotel di chinnatown singapore (hotel dragon atau Backpacker Inn).

Saturday, January 26, 2008

part-4 : SINGAPORE

Cuma 6 Juta dapat tiga negara ?,
sebuah sajian menu untuk para backpacker...

<---sebelumnya

HARI KETIGA DI SINGAPORE
Jika diperhatikan dengan seksama, selama mondar mandir menggunakan MRT selama 3 hari di singapura tampaklah jelas budaya yang ada disana. Tampak bahwa nyaris semua penduduknya adalah orang yang berpendidikan, cacat sekalipun. Hampir seluruh masyarakatnya terlihat sehat, kok tidak tampak yang gendut atau buncit, yah seperti indoneia lah dimana yang usia 30-an sudah mulai membuncit perutnya karena terbiasa duduk manis dengan hobi kuliner. Memang kebiasaan berjalan kaki tampaknya sesuatu hal yang biasa disana, hampir seluruh pedestrian sangat penuh dengan pejalan kaki, apalagi di orchad road, hingga tengah malam masih tampak ribuan manusia mondar mandir di pedestrian-pedestrian yang luas dan menyediakan pula jalan setapak khusus untuk tuna netra. Belum lagi kondisi setiap hari di MRT yang sangat luar biasa sibuknya, nyaris setiap 2-4 menit kereta yang keluar masuk stasiun pasti selalu penuh dengan penumpang. hanya lokasi-lokasi ujung saja yang tampaknya sudah menipis penumpangnya.

Awal perjalanan hari terakhir adalah diawali dengan pencarian lokasi stasiun kereta api yang menuju malaysia. Patut dicatat bahwa ternyata jika kita berusaha mencari di peta-peta seluruh brosur disingapura baik itu pelabuhan, travel agent, hotel, atau lainnya ternyata tidak satupun yang mencamtumkan lokasi stasiun tersebut. Padahal hampir seluruh brosur menyediakan peta secara lengkap mulai dari kondisi geografis hingga alat transportasi yang diperlukan seperti Bus, MRT, dan taksi. Jika bertanya kepada orang singapura pun jangan harap mereka mengetahui secara langsung apalagi jika pertanyaannya adalah "where is the train station ?". Kecuali jika ditanyakan kepada orang singapura keturunan melayu dan india, mereka lebih tahu.

Usus punya usut, penyebab hal diatas ternyata adalah bahwa pertama, nama lokasi tersebut adalah RAILWAY STATION bukan TRAIN STATION, mungkin istilah kedua itu tidak terlalu akrab ditelinga mereka yang sudah terbiasa dengan istilah MRT dan istilah hi-tech lainnya, dianggap kuno kali. :-). . Kedua, ternyata Railway Station yang berlokasi di Tanjung Pagar adalah merupakan milik dari KTM (Kereta api Tanah Melayu), yaitu Perumka-nya negara Malaysia. Bisa dibuktikan dari kondisi toiletnya yang sama dengan di terminal bis bungurasih atau kampung rambutan plus pula sama ada pungutan koin 20 sen.. :-) Sangat menarik.

Untuk menuju ke stasiun ini dari Chinnatown, cukup dengan MRT kembali ke arah Tanjung Pagar, dua kali transit, dengan biaya hampir sama sekitar S$.2 per-orang. Dan begitu keluar di Tanjung Pagar, tidak ada satupun petunjuk yang menunjukkan dimanakah atsiun tersebut, padahal bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 10 s.d 15 menit melalui beberapa bangunan disana. Disarankan bisa bertanya kepada orang yang berjualan koran disana atau tampak rang melayu / india disekitar lokasi. tanyakanlah RAILWAY Station, jka masih tidak tahu, tanyakan saja dimanakah Cantonment Towers, karena kebetulan lokasinya adalah diseberang depan apartemen ini.

SCIENCE CENTRE
Wisata dihari akhir sebaiknya juga perlu dimaksimalkan. Carilah sesuatu yang bisa maksimal tetapi hemat, ini lah yang sulit. Salah satu alternatif yang hemat adalah keliling singapura dengan menikmati seluruh jalur MRT yang ada. Karena lajurnya ada yang subway (bawah tanah) dan ada yang skyway (diatas jalan), maka bisa dijadikan alternatif yang melalui skyway karena bisa melihat sekeliling singapura. Salah satunya adalah ke Jurong East yang perjalanannya cukup lama dan bisa menikmati kondii singapura dari atas. Selain itu setiba di Jurong East perjalanan bisa pula dilanjutkan menuju Science Centre. Sebuah tempat demontrasi alat-alat hasil oahan manusia yang cukup menarik seperti halnya musium LIPI di taman mini yang cukup mini. Biayanya jika hanya untuk melihat-lihat dan mencoba seluruhnya adalah sekitar S$.6, tidak mahal dan cukup membuka wawasan pengetahuan kita perihal beberapa teori yang ada di fisika, kimia, biologi, dan lainnya. dengan mengambil waktu sekitar 3-4 jam dilokasi maka perjalanan bisa dilanjutkan ke orchad road kembali atau langsung ke chinnatown untuk mmbeli kekurangan oleh-oleh. Baru setelah itu menuju ke stasiun sekitar jam 19.00 agar tidak kemalaman.

KERETA API KE MALAYSIA
Tiket kereta api untuk paket ke Malaysia sebenarnya ada banyak pilihan, mulai dari yang murah hingga yang mahal. Disarankan ambillah tiket yang bepergian malam hari, sehingga juga bisa menghemat biaya penginapan satu malam. Dan paket yang cukup representatif adalah tiket senilai S$.38 (untuk tempat tidur atas) dan S$.43 (untuk tempat tidur atas. Memang keretanya lebih baik daripada kondisi di indonesia yang sama seklai tidak terawat. Dan tentunya dengan kondisi yang menyediakan tempat tidur, semakin memudahkan kita untuk melepas lelah dengan nikmat seperti di hotel. Kereta berangkat pukul 22.00 waktu singapura, dan tiba di malaysia adalah pukul 7 pagi waktu malaysia (sama dengan singapura). Satu hal lagi yang perlu dicatat adalah, sebelum masuk kereta akan diperiksa oleh imigrasi malaysia terlebih dahulu, baru kemudian setengah jam setelah berangkat akan berhenti lagi untuk pemeriksaan imigrasi singapura diperbatasan. rada aneh memang, keluar singapura kok yang periksa malaysia dulu baru singapura ya ?... :-)

bersambung :... PETRONAS TWIN TOWER..

Friday, January 25, 2008

Tips & Trik buat ngadepin Sidang Tugas Akhir

Saat ini banyak anak muda dan tua yang sedang menikmati Tugas akhir atau skripsi atau tesis. Baik itu reguler, ekstensi ,executive class, entah malam, siang, pagi, sore, semakin banyak orang yang saat ini menikmati benar dunia perkuliahan. Alasannya macem-macem, untuk cari kerjalah, disuruh ortu, karena pacar, karena cari jodoh, biar naik pangkat, and tentunya banyak juga yang memang ingin menambah wawasan.

Terlepas dari semua itu, bagi mereka yang sudah mau selesai dan saat ini sedang persiapan buat 'closing' dengan seminar TA atau sidang TA atau Tesis atau skripsi pasti ingin agar 'ritual menyeramkan' yang selalu menakuti kandidat wisudawan ini bisa berjalan lancar bahkan dapat A. bagaimanakah caranya ?

Dibawah ini beberapa hal yang sungguh amat sangat penting untuk dilaksanakan oleh kandidat-kandidat wisudawan agar sukses ;

1. Kenali dulu siapa yang menjadi pengujinya. Bisa ditanyakan ke senior ato yg mengenalnya biasanya dia suka nanyain masalah apa atao keahliannya apa.

2. Minta juga ke pembimbing agar bisa membantu mengarahkan jawaban jika misalnya tdk tahu maksud dari pertanyaan yg diajukan.

3. Baca detail buku skripsinya ,coba kasih tanda stabilo merah mana-mana yang menurutmu tidak bisa menjawab jika ditanya. Dan tandai stabilo kuning untuk hal-hal yang kamu sudah siap dengan jawabannya. Dan satu lagi stabilo hijau untuk mana-mana yang kemungkinan ditanyakan oleh penguji. Seluruh kemungkinan pertanyaan dari yg distabilo tersebut buatlah dalam bentuk check list pertanyaan (FAQ). Nah yang tdk bisa dijawab, segera hubungi pembimbing.

4. Bab-1 adalah selalu pasti ditanyakan, seperti latar belakangnya apa, apa bedanya maksud & tujuan (kalau dipisah), identifikasi masalahnya apakah sudah nge-link dengan tujuan ?, batasan masalah. semua ini musti siap.

5. Bab-5 atao akhir tentang Kesimpulan juga sudah pasti jadi pertanyaan. Apakah tujuan di bab-1 muncul pada kesimpulan ?..dan pasti masalah saran tidak boleh 'umum' harus spesifik. kalau masih umum, siapkan edisi ralatnya.

6. Terakhir, Dari pertanyaan-2 yang tadi kamu tulis dan siap dengan jawaban. Pilih yang menarik dan kamu bener-2 menguasainya. Setelah itu buat semacam skenario seolah-olah kamu pada saat presentasi tidak 'terlalu detil' menjelaskan yg distabilo tersebut (yg mungkin jadi pertanyaan). Kenapa ?.. agar penguji 'terpancing' untuk menanyakan hal itu.

7. Terakhir lagi.... BERDOA dan tenangkan hati dengan SHOLAT MALAM.. mulai selalu dengan BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIMM

Semoga sukses,

Thursday, January 24, 2008

part-3 :

Cuma 6 Juta dapat tiga negara ?,
sebuah sajian menu untuk para backpacker...

<---sebelumnya
CHINNATOWN
Setelah sholat / beristirahat di masjid Chulia, langsung bisa dilanjutkan dengan menuju ketempat penjualan oleh-oleh singapura, sebuah pasar seni Chinnatown. Sebenarnya kalo di indonesia bisa menyebut wilayah pasarnya ini seperti Pasar Tugu (Sabtu-Minggu), atau Pasar Tiban. Sebuah pasar yang bersifat temporer dengan rentetan pedagang kaki lima yang menghiasi wilayah sepanjang jalan. Walaupun kalau disini sepertinya tidak temporer, tetapi masing-masing stand disediakan tempat seperti peti kemas berukuran kecil dengan pintu yang bisa sebagai gantungan barang jualannya. Bangunan sekitar juga tampak kuno seperti peninggalan jaman inggris dulu. Entahlah apakah bangunannya itu memang dibuat bergaya kuno atau memang peningalan asli.

Biasanya kalau orang indonesia untuk beli oleh-oleh sering diampirkan ke Mustofa Plasa, dimana memang banyak asesoris seperti gantungn kunci, kaos, miniatur-miniatur, piring, hingga makanan cokelat dan alat-alat elektronik, semuanya nyaris ada dan lengkap. Menuju kesana dari Chinnatown cukup menggunakan MRT. Tetapi disarankan jika ingin membeli oleh-oleh, untuk hal-hal asesoris seperti gantungan kunci, piring hingga kaos lebih baik di chinnatown saja, insya Alloh lebih murah, bahkan masih bisa ditawar sampai setengahnya. Bicara tawar-menawar, hal ini sangat menarik karena sipembeli tentu akan merasa terpuaskan pada saat prose pembelian itu, bandingkan saja jika melakukan pembelian di mustafa centre, disana sudah harga bandrol yang otomatis sudah tidak bisa ditawar lagi.Perangkat elektronik, sebaiknya juga membeli di Indonesia saja, Glodok atu di Surabaya sudah lebih murah dibanding disana, belum lagi garansinya hanya singapura, sayang. Sedangkan apabila hendak membeli cokelat mungkin walau tidak paling murah, bisa membeli di mustafa centre ini, jangan lupa dilihat dahulu label ke-halal-annya. Untuk yang ciri khas singapura mungkin ambil saja yang standar sekitar berharga S$.10 (Rp. 65 ribuan) bisa dapat 2 box jika ada diskon (buy 1 get 1 free).

ANGUILLA MOSQUE
Tidak jauh dari Mustafa centre, juga tampak sebuah masjid yang cukup indah, hanya terletak sekitar 50 meter saja diseberang jalan, "masjid Angullia" namanya. nama yang aneh, memang se 'angel' namanya. Tempat wudlu yang disediakan sangat berbeda dengan di Indonesia yang dengan model berdiri atau dengan model kolam besar, tetapi disana kita harus dengan posisi duduk (ada tempat duduk) atau dengan jongkok (krannya sangat pendek) tidak ada posisi wudlu yang berdiri dengan kaki di angkat. Dan jika saat sholat Jum'at maka akan ditemui hal unik pula, dimana sebelum dimulainya ibadah jum'at yang diawali dengan adzan biasanya di indonesia diisi dengan lantunan ayat suci, maka disana sebelum adzan diisi dengan kultum yang ternyata lamanya sungguh luar biasa ! satu jam penuh, lebih lama dari kuthbah yang hanya 15 menit, belum lagi ternyata semuanya itu dibawakan dengan bahasa india, nehi-nehi.. :-). Terakhir yang juga jarang ditemui di indonesia adalah, disediakannya banyak peci-peci putih disebuah tempat khusus. So, kita tak perlu dari rumah ngantongi peci kalo mau sholat disana.. :-)

Jika ternyata perjalanan melelahkan, di kawasan india singapura ini (sekitar mustafa centre) juga bisa diperoleh dengan mudah masakan-masakan india yang halal, seperti chappati misalnya, atau nasi, ayam kuah, kambing gule dan tentunya teh susu yang bernama teh tarik membuat nuansa menjadi semakin meng-india. Uang yang dikeluarkan untuk makan juga relatif tidak banyak, per-orang sudah termasuk minum hanya berkisar S$.5 s.d S$.10 saja, ini pun menunya sudah lengkap ada chappatti, ayam, kambing, teh tarik dan lemon. sungguh nikmat.

MERLION PARK
Waktu masih berjalan dan cukup waktunya jika dilanjutkan dengan MRT kembali menuju Merlion Park. Sebuah taman yang tepat berada dianjungan sebuah sungai yang tepat berada dilokasi perkotaan singapura. Sehingga lokasi ini menjadi sarana favorit untuk melakukan pemotretan, 'good looking' katanya. Memang di park ini hanya ada sebuah patung kepala singa putih yang memancarkan air kearah sungai dengan nuansa sederhana, tapi tampaknya pemerintah singapura tidak main-main dengan tempat ini. Sebuah anjungan yang menjorok kearah sungai memudahkan para pelancong atau backpacker untuk mengambil foto merlion dengan background gedung-gedung bertingkatnya. Sedangkan disungai juga telah disediakan pula perahu-perahu wisata yang siap mengantarkan keliling sungai. tetapi sayang ternyata sungainya juga tidak terlalu bersih juga, ada beberapa sampah diatas sungai coklat itu.

bersambung : Naik kereta ke malaysia..

Monday, January 21, 2008

part-2 :

Cuma 6 Juta dapat tiga negara ?,
sebuah sajian menu untuk para backpacker...

<---sebelumnya

SENTOSA ISLAND
Diawal tiba dengan fery boat dari batam, dengan jalan kaki bisa langsung berwisata ke Sentosa Island. langsung saja berjalan keluar pelabuhan dan menuju Habour Front Tower 2 yang cuma 20 meter. Wisata pertama adalah naik cable car (kereta gantung). Langsung saja beli tiket yang PP per orang sekitar S$.15 (dewasa), mendekati Rp.100 ribu.

Walau mungkin dengan membawa bekal ransel besar atau plus travel bag, sepertinya hal ini tidak terasa sembari menikmati pemandangan sentosa island singapura dari atas. Mulai dari patung merlion disentosa yang besar, pemandangan gunung-gunung gedung tinggi perkotaan, kapal pesiar nan megah di pelabuhan, hingga pulau-pulau buatan yang katanya dibuat dengan mengambil tanah/pasir dari pulau-pulau kecil di propinsi kepulauan riau (kepri). memang tampak sekali maraknya proses pembangunan disitu, terlihat kapal keruk tanah yang mungkin mampu memuat 200 truk tanah sedang menambah tanah disekitar sentosa.

Kemudian di Sentosa sendiri cukup banyak yang bisa dilihat dan ikut game disana, tetapi jika anda sudah biasa dengan Dufan Ancol, lebih baik cari yang di ancol belum ada, seperti Song of the Sea dll. Song of the Sea yang dulunya gratis saat ini memang berbayar sekitar S$.6, sekitar Rp. 40 ribuan per orang. Menyajikan sebuah kisah pemuda 'Lee' (kisah heroik mantan diktator perdana menteri singapura ?) yang kesepian menginginkan bertemu putri nancantik (ditampilkan oleh layar dari air, sepertinya ditembakkan oleh LCD projector ke air-air yang bertaburan membentuk awan. Beberapa ditampilkan dalam sajian tarian laser-laser yang cukup indah. Kalau hanya seperti ini sebenarnya Indonesia pasti bisa. Yang menarik disitu adalah bahwa mereka menyambut 'say hallo' hanya kepada warga singpura dan malaysia, tidak ada sekali kepada orang indonesia (dianggap tdk mampu kali). Bahkan lagu malaysia yang ditampilkan adalah lagu indonesia yaitu "Caca Marica anak kambing saya ". benar-benar memanaskan rasa nasionalisme deh. :-)

Selesai ini bisa langsung pake bis yang disediakan sentosa kembali ke Habour Front Tower 2 untuk nyeberang lagi kembali ke pelabuhan. Dipelabuhan, perjalanan bisa diteruskan menggunakan MRT (Mass rapid Transport) berupa kereta bawah tanah (subway)di stasiun Habour Front. Langsung menuju penginapan. Mungkin perjalanan kereta ini paling besar per-orang tidak sampai S$.3 (Rp.20 ribu-an), itu sudah 2 kali transit.

PENGINAPAN SINGAPURA
Perihal penginapan ini jika dilihat informasi untuk paket hemat bisa dua alternatif. Pertama adalah sewa apartemen, rumah yang berkisar harga sekitar S$.120 (Rp.800 ribu) hingga S$.150. itu adalah harga untuk sebuah tempat yang mampu menampung lebih dari 5 orang. Ada beberapa kontak person yang bisa dihubungi untuk memesan apartemen tersebut. kebetulan untuk lokasi di harga diatas adalah yang masih dekat dengan Orchad road, tempat jalan-jalannya wisatawan dan plasa-plasa di singapura, sangat strategis. Seperti dijalan elok yang hanya 300 meter dari Orchad Road.
alternatif kedua adalah langsung ke arah Chinnatown, walau ada hotel yang mahal, tetapi juga ada hotel (losmen ?) yang memadai. Seperti Hotel Dragon di Mosque street dengan tarif S$.135 permalam untuk 5 orang !! (3 bed besar 1 bed kecil). fasilitasnya juga sudah lebih dari cukup, ada TV, AC, shower air panas, dan gratis air mineral. untuk muslim sangat pas juga, karena ternyata lokasinya juga dekat dengan Masjid kuno bernama JAMAE (CHULIA) MOSQUE yang berdiri pada tahun 1826. Didirikan oleh saudagar Chulia Islam (India muslim) dibawah pimpinan Ansher Sahib.
. Dan terlebih lagi, ternyata diseberang timur masjid tersebut (seberang jalan, pagoda street) juga terdapat Halalan food. Sehingga otomatis bagi rekan muslim tidak ada masalah jika tinggal disekitar chinnatown ini. Tetapi sedikit catatan agar hati-hati, ternyata hotel dragon ini juga menerima tamu yang menyewa kamar untuk short time (jam-jam an) yang tentunya kita juga harus ekstra hati-hati dalam lingkungan tersebut, walaupun sebenarnya pasti ke hotel itu pasti hanya pagi dan malam saat bersua dengan petugas resepsionisnya.

Bersambung : to Chinnatown..

Saturday, January 19, 2008

part-1 :

Cuma 6 Juta dapat tiga negara ?,
sebuah sajian menu untuk para backpacker...


Aneh memang, tapi dengan niat yang kuat menambah wawasan keduniaan kita, sangatlah mudah mewujudkan tabungan kita yang cuma sedikit ini bisa membuat kita merambah 3 negara. Dibawah ini disajikan menu hidangan 'visit asean 2008' untuk para backpacker Indonesia. Sebuah analisis sederhana agar kita tidak takut, bahwa ke luar negeri itu ternyata gampang. Untuk materi tulisan ini hanya beberapa rekomendasi singkat berupa lintasan-lintasan saja secara singkat. Tulisan lebih detail akan disajikan pada kesempatan berikutnya.

PERSIAPAN
Sebelum memulai perjalanan, usahakan membuat schedule dahulu titik-titik lokasi manakah yang ingin dituju. Buatlah sebuah action plan yang matang, sumber-sumber bisa diambil dari internet dan peta google map. Demikian juga referensi biaya, usahakan termasuk dalam asumsi biayanya. Dan lebih baik jika tidak sendirian bisa 2 hingga 5 orang sekaligus, karena kedepannya akan sangat besar manfaatnya jika sampai 5 orang, seperti biaya penginapan, transport, makan, teman bincang, dll. Tetapi mungkin jangan terlalu banyak, maksimal 5 itu mungkin bisa dibagi menjadi 2 group. Tidak lupa siapkan kompas atau arah kiblat bagi yang muslim, GPS jika punya, Handycam untuk perekaman, kamera digital untuk kenangan. dan terakhir sekali adalah uang, lebih baik bawa uang yang nilainya stabil, seperti US Dolar, walau dibenci tetapi kenyataannya uang ini memang lebih bernilai dan money changer di negara manapun mau menerimanya.

KE SINGAPURA
Asumsi pertama adalah bahwa kita sudah memiliki passport, atau kalau mau dikira-kira anggap saja biayanya berkisar antara Rp.400 - 500 ribuan. Asumsi kedua adalah biaya ini sudah dihitung dari tengahnya Indonesia, diambil wilayah surabaya karena juga mempunyai bandara internasional (tanda kutip lho). Biaya transportasi pesawat Lion Air Surabaya-Batam adalah sekitar Rp.700 ribu. Setelah mendarat dengan angkutan taksi yang berkisar antara Rp.20 - 50 ribu tiba di pelabuhan Batam, langsung saja cari tiket kapal Batam - Singapura, antara one way dengan PP ternyata hanya selisih 2 dolar singapura lho yaitu untuk one way sekitar 11 dollar singapura, sedangkan untuk tiket PP hanya S$.13. Dengan kurs saat ini yang berkisar antara Rp.6500, maka nilai tiket itu hanya setara dengan Rp.72 - 80 ribu rupiah. Tapi ingat kalo beli tiket jangan langsung di lokasi pelabuhan, itu akan lebih mahal bila dibanding dengan beli lewat travel agent. Plus jangan lupa lewat Batam ini juga menghemat bayar pajak fiskal ke pemerintah senilai Rp.500 ribu, bandingkan jika naik pesawat yang bayar fiskalnya sekitar Rp.1 juta. Padahal dulu pemerintah sudah berjanji akan menghilangkan pajak fiskal ke negara-negara ASEAN ini lho tahun 2006, eh ternyata sampai 2008 pun masih ada.

Saat dikapal, jangan lupa mengisi form lembaran arrival - departure yang diberikan pada saat diimigrasi agar saat masuk Singapura bisa langsung menyerahkan ke imigrasi disana. Salah satu kiat saat ditanya oleh imigrasi Singapura, anda akan tinggal dimana, sebut saja salah satu hotel atau nama jalan yang sudah pernah dilihat di peta singapura, atau paling gampang lagi lihat di google earth sudah sangat lengkap, atau malah bilang saja mau transit thok ke malaysia.

Setibanya di Singapura dan setelah pengecekan oleh imigrasi jangan lupa tukarkan rupiah ke dolar singapura, tetapi ini jika ternyata masih kekurangan untuk kemungkinan pengeluaran selama di singapura. Setelah coba dihitung dan dibandingkan, jika uang rupiah kita tukarkan ke dolar sing di batam dengan di Surabaya, ternyata masih lebih baik di Surabaya. membeli dolar singapura di surabaya cenderung lebih murah bahkan berkisar antara Rp.100 rupiah dengan jika kita beli di batam. Jika di Surabaya dengan Rp.6500 bisa memperoleh 1 S$, maka di Batam musti bayar sekitar Rp.6600. Sedangkan di Singapura, rupiah lebih tidak dihargai lagi, mungkin karena lokasi dipelabuhan dan banyak pembeli atau bagaimana, entahlah.

bersambung : Sentosa Island...

Thursday, January 03, 2008


Pitutur

"Pitutur ?... pitutur itu apa sih pak ?", pertanyaan dari jundi kecil menyentak lamunanku.
" Pitutur ?.. " seraya memutarkan tangan kanan menuju belokan disamping Alfa aku mengulang pertanyaan anakku sembari mengernyitkan dahi nonong ini.
" Apa ya ?.. mmm.. lho afi tahu dari mana istilah itu ? "
" Ya, tahu lah.. " senyum mengejek barudak kecik ini membuatku semakin berpikir keras.

Sepertinya sudah lebih dari sepuluh tahun lalu pernah mendengar istilah itu, khususnya beberapa hari sebelum aku merambah tanah barat jawa, yang oleh sebagian orang tidak mau disebut sebagai bagian dari jawa. Kota yang tidak mau memberi nama jalan "Gajah Mada" karena dari sejarahnya memang membencinya, Sang Ratu Dyah Pitaloka diserang oleh sang Maha Patih itu. Kota yang sering disambangi manusia-manusia ibukota saat akhir pekan tiba, apalagi setelah jalan tol yang baru itu diresmikan membuat semakin sering saja lalu-lalang manusia ibukota kesana, kasihan sekali sang raja kereta yang semakin sayu. Kota yang penuh dengan kemacetan, semrawut, banyak kaki lima. Tetapi banyak mojang priangan, banyak hujan, banyak jajan, banyak kampusnya, banyak kenangannya.

" Iling yo le, Ing donya iku rong warna sing diarani bener, yakuwi bener mungguhing Pangeran lan bener saka kang lagi kuwasa”
Itulah pitutur yang terakhir kali kudengar sebelum pertanyaan dari jundiku ini, kalo nggak salah artinya adalah "Di dunia ini ada dua macam "kebenaran", yaitu benar di hadapan Tuhan dan benar dihadapan orang yang sedang berkuasa". Sebuah petuah yang sangat bijaksana, petuah petuah yang kaya akan makna.

Kalo liat duni saat ini, penuh dengan budaya "instan", semua serba pengen cepat, tidak mau repot, ada mie instan, telkomnet instan, bahkan pengen kaya secara instan semakin banyak sekali. Jadi kalo ada orang yang kasi kata-kata bijak seperti pitutur itu sudah banyak sekali manusia yang tak ambil peduli, entah berapa orang yang masih peduli dengan nasihat-nasihat kuno ini. Padahal, justru saat ini, hal-hal seperti inilah yang sangat benar-benar dibutuhkan oleh semua umat manusia dibumi sebagai pengendali 'ruh'nya agar senantiasa bisa 'madyo' selama tinggal di planet biru.

" Pak... alo-alo.. pitutur itu apa pak..!!!.."
waduh, nanya lagi.. apa ya ?

Alhamdulillah, ternyata ada beberapa di internet bisa membantu, seperti http://aporisma.com ini ;

















@abuafi.

Monday, December 03, 2007

"Ujug-ujug"

Tepat pada saat sabtu siang itu, seorang pengendara yang baru saja pensiun dengan sepeda motor honda merahnya secara perlahan-lahan tampak memperhatikan lalu-lalang mobil dan motor yang ada disekitarnya dengan hati-hati. Sebentar lagi ia akan belok kanan, otomatis laju sepeda motornya mulai berjalan pelan pelan di jalan raya berukuran 20 meteran yang bisa sampai lebih dari empat lajur. Sesekali melintas sebuah truk yang diiringi dengan bis juga, jarang sekali yang berjalan agak pelan mungkin karena di jalan raya itu adalah daerah perbatasan kabupaten yang memang cukup lengang dan didukung pula oleh lebarnya jalan sehingga seluruh kendaraan nyaris tidak ada yang pelan.

Saat itu jam masih menunjukkan pukul 13.00 dengan cuaca yang sangat cerah bahkan cenderung panas. Tikungan telah dekat, hanya tinggal berjarak tiga puluh meter, sepeda motor mulai turun kecepatannya dari empat puluh menuju duapuluhan. Hingga akhirnya tinggal lima meter dari tinkungan diseberang jalan, motor sudah diberhentikan tepat ditengah-tengah jalan yang ada double marka cukup jelas disana. Memang motor terpaksa harus dihentikan karena dari arah berlawanan masih ada kendaraan yang cukup cepat dan menghalanginya untuk menyeberang belok kearah kanan.

Arah depan sudah sepi, pelan pelan motor mulai dibelokkan ke kanan. Namun.. "Ujug-Ujug" sebuah truk fuso besar secara tidak diduga datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi nyaris seratus kilometer perjam. Sopir truk itu terlihat sedang asik dengan buah mangga yang dimakannya tanpa menyadari bahwa didepannya ada sebuah kendaraan 'kecil' yang mungkin tidak sampai seper dua puluh dari ukuran truk itu. Sang bapak pengendara motor langsung terpana, sangat kaget dengan munculnya truk yang sangat diluar perkiraan. Entah apa yang dipikirkan, sehingga kejadian sudah tidak bisa lagi digambarkan .

Sepeda motor langsung terhantam dengan keras hingga akhirnya berada dibawah truk. Sang bapak pengendara motor terjungkal sepanjang sepuluh meter tepat ditikungan yang ia tuju tadi, langsung terjatuh mengenai kepalanya. Dan ternyata kejadian tidak berhenti sampai disitu, sebuah sepeda motor lain yang datang berlawanan arah ternyata juga terkena imbas dari ulah truk, pengendara kedua ini langsung terlempar sejauh lima meter dan masuk kedalam got kecil didekat pohon. Sang bapak meninggal seketika, sedangkan satunya lagi luka sangat parah, bahkan nyaris gegar otak karena kepalanya juga membentur dinding got.

Kejadian diatas adalah kejadian yang nyata-nyata terjadi pada sabtu kemarin tepat pada tanggal 1 desember 2007 disebuah kabupaten kecil diselatan kediri. Ini adalah salah satu kejadian dari belasa ribu kecelakaan yang terjadi di Indonesia. Dari data kepolisian sebenarnya sudah tampak jelas bahwa delapan puluh persen kecelakaan yang terjadi adalah dari kendaraan roda dua. Dan sisanya yang dua puluh persen bisa dari mana saja seperti mobil, bis, truk,pesawat, kapal laut, dan lainnya. Apakah angka ini merupakan angka biasa ?..

Jelas TIDAK !! jangan anggap angka 80% itu angka kecil. Coba dihitung secar matematis, berapa lama dalam dua puluh empat jam kita berada diatas kendaraan roda dua ? satu jam, dua jam ?.. atau malah setiap hari pekerjaan kita adalah mengendarai roda dua itu ?

Monday, November 12, 2007


Kiblat Mesjid Al Falah Surabaya melenceng ?....


Melanjutkan tulisan sebelumnya dan adanya banyak masukan dan pertanyaan dari rekan-rekan yang menanyakan bagaimana mesjid-mesjid besar yang lain ? seperti masjid Al Falah Surabaya, masjid Sunan Ampel surabaya, Masjid Istiqlal, dan lain sebagainya. Maka agar bisa lebih jelas dalam praktek untuk mengukur menggunakan Google Earth, disini kebetulan yang diambil adalah di lokasi masjid Al Falah Surabaya, karena banyak sekali yang menanyakan kondisi untuk masjid itu, karena ada keanehan yang kondisinya kok lurus dengan jalan raya, takutnya ada kesalahan kiblat.

Sebagaimana tulisan sebelumnya, langkah awal adalah diawali pada posisi Ka'bah di Longitude 39°.49’34.40 East dan Latitude 21°.25’21.12’’ North. maka ditarik garis lurus mengarah ke Indonesia.



Setelah di zoom out agar makin mnegecil, maka dari titik ka'bah yang telah di tarik garis ini langsung ditarik garis menuju pulau jawa. sungguh mudah kok caranya. Baru setelah itu bisa di zoom in kembali untuk kondisi pulau jawa. Tinggal diarahkan akan di tarik ke kota manakah, bandung, jakarta, solo, surabaya. Atau malah hendak ditarik ke kalimantan dan sekitarnya ?



Saat diarahkan ke kota surabaya, prosesnya cukup meneruskan garis tertsebut, dengan catatan zoom-out atau zoom-in nya dilakukan ditanda panah saja jangan didalam area peta. Posisi Masjid Al Falah Surabaya ada di Longitude 112°.44’22.58 East dan Latitude 7°.17’42.07’’ South.



Tarikan pertama dari garis kuning itu ke atap masjid Al Falah bisa langsung mengetahui tingkat kemiringan gedung bila dibandingkan degan arah kiblat sebenarnya.  Berarti kesimpulannya adalah bahwa memang ada penyimpangan arah kiblat yang kurang sesuai, bahkan sangat kurang. 

Tetapi Alhamdulillah hal ini telah kami sampaikan kepada salah seoran ustadz yang juga sebagai pengurus Masjid Al Falah, semoga masukan ini bisa dijadikan salah satu alasan untuk investigasi lagi terhadap arah sebenarnya, mungkin di Depag memiliki ahlinya dibidang ini. Atau mungkin ada diantara Saudara pembaca yang lebih ahli ? Semoga.. 

Sebagai perbandingan, dari beberapa masjid besar lain yang telah dicoba menunjukkan bahwa ternyata mesjid-mesjid yang didirikan jaman dahulupun sudah lurus dan benar-benar lurus mengarah ke ka'bah :
1. Masjid Istiqlal Jakarta, Insya Alloh juga lurus.
2. Masjid Agung Bandung, Insya Alloh sudah cukup lurus mengarah ke ka'bah.
3. Masjid Salman bandung, Insya Alloh sudah luruh ke kiblat.
4. Masjid STT Telkom bandung, lurus juga.
5. Masjid Sunan Ampel Surabaya, Insya Alloh sudah mengarah lurus ke kiblat.
6. Masjid Al Akbar Surabaya, sudah lurus sebagaimana artikel sebelumnya.
7. Masjid Cheng Ho Surabaya (depan THR) ternyata kurang miring kekanan sedikit.

Masjid lain ?.. Wallaahu'alam.. moga sudah benar..
mohon maaf tidak semuanya bisa ditampilkan dan dicek disini, selamat mencoba ya..

Friday, November 02, 2007

Arah kemana ya Mesjid kita ?





Salah satu syarat sah-nya sholat kita adalah "menghadap kiblat". Hal ini sudah jelas, Nabi Muhammad sudah memberikan contohnya dimana saat itu kiblat adalah ke masdijil Aqsa kemudian langsung berubah 180 derajat ke arah Masjidil Haram. Dan itu tidak akan dibahas lagi disini. Sudah terlalu banyak pakar untuk masalah itu tho ?


Dulu pernah disampaikan mengenai masalah sholat jum'at (Gebrak Jumatan) dimana diceritakan tentang budaya kita yang senantiasa 'menikmati' ibadah jum'at itu dengan 'sangat khusyuk' sehingga tidak tahu apakah sudah selesai ceramah atau belum.. :-).


Saat ini, jumlah masjid sudah demikian banyaknya, nyaris setiap RW diindonesia mempunyai masjid (mudah-mudahan dikesempatan lain saya bisa menuliskan tentang ini). Bangunannya megah-megah, mentereng, bahkan ada yang berkubah emas, sungguh luar biasa. Hanya saja sepertinya masalah kemakmuran dari sisi jumlah 'manusia' yang datang ke masjid saat diwaktu shalat yang lima kali sehari bisa dihitung dengan jari (yang ini juga kesempatan lain mungkin).


Salah satu hal kecil yang kadang kala terabaikan karena saking kecilnya adalah "arah kiblat". Memang pada waktu proses pembangunan arah kiblat sudah langsung ditentukan, tetapi.. oleh siapa ? menggunakan apakah ? bagaimanakah ? Berbagai pertanyaan ini biasanya begitu dimudahkan sehingga kadang posisi mesjid yang dibangun itu lebih banyak disesuaikan dengan kondisi jalan, bangunan disekitarnya, kondisi tanah, dan lainnya yang mana dari sisi keuangan sangat besar.



Dengan kondisi pemakaian teknologi yang saat ini sudah sangat cepat dan instan, berbagai metode banyak digunakan. Terlepas dari keahlian sang pakar untuk menentukan arah kiblat (saat ini mungkin ada di depag?). Ternyata dengan salah satu fitur yang ada di salah sebuah aplikasi diinternet bisa sedikit membantu kita dalam mengarahkan / membenarkan kondisi masjid eksisting yang ada saat ini disekitar kita.


Yang digunakan disini adalah salah satu fitur yang dikeluarkan dan diberikan gratis oleh Google, yaitu Google Earth (http://earth.google.com/) . Walaupun situs ini dimiliki oleh si yahudi Larry & Sergey (yahudi itu emang pintar yah), tetapi tidak ada salahnya kita coba gunakan untuk kebaikan kita. Setelah mendownload dan menginstal di PC kita (caranya bisa dicoba sendiri ya, yang jelas download yang google earth free saja, sayang kalo beli). Langkah selanjutnya langsung saja search "mecca" dan berikan tanda di titik itu. Posisi Ka'bah akan ditemukan di Longitude 39.50 East dan Latitude 21.25 North. Pada titik ini langsung saja ditarik line (menunya ada di google earth yang untuk mengukur jarak) ke arah indonesia, misalnya ke arah surabaya. Contoh kasus adalah lokasi mesjid Al Akbar Surabaya (MAS), salah satu mesjid terbesar di asia, lokasinya ada di Longitude 112.43 East dan Latitude 7.18 South. Setelah coba ditarik, ternyata menghasilkan gambar seperti yang disamping/bawah ini (gbr pertama).

Begitu lurusnya garis tersebut, menunjukkan bahwa ternyata arah kiblat di MAS sudah benar. tepat sekali mengarah ke Ka'bah. Sehingga asumsi perkiraan arah menggunakan google earth ini bisa dikatakan bisa digunakan untuk mengecek arah di mesjid-mesjid lain, misalnya di mesjid sekitar rumah kita.

Contoh berikutnya adalah salah satu mesjid yang ada didekat rumah yang kebetulan juga kita cek arah kiblatnya, dan ternyata hasilnya adalah seperti gambar disamping (kedua). Begitu ditarik garis dari arah ka'bah , tampak bahwa jika dibandingkan dengan arah gentengnya maka bisa ditarik garis merah. Sehingga terdapat selisih antara garis kuning dengan garis merah. hasilnya sebagaimana tampak pada gambar paling akhir (gbr tiga)



Apakah menurut saudara, arah mesjid tersebut sudah benar ?
Jika sudah kenapa ? jika belum bagaimana ?

Lantas masjid sekitar rumah saudara sendiri bagaimana ?....





Saturday, October 27, 2007


Sehari ada 21,6 Triliun kata-kata ...


Manusia itu sungguh luar biasa, disatu keluarga yang hanya terdiri dari empat orang saja sudah berbeda semua, beda rupa, beda selera, beda gaya, beda warna, bahkan beda ucapannya. Dari ucapan manusia-manusia inilah tercetus kata-kata.

Didunia yang katanya hanya selebar daun kelor ini, bertebaran kata-kata yang tentunya lebih banyak jumlah nya dari simanusia itu sendiri. Jika kita anggap jumlah manusia dibumi ini adalah sekitar 5 milyar, sedangkan dari percobaan yang coba dilakukan penulis, ternyata manusia sanggup berkata-kata selama satu jam sebanyak 2160 kata. Ini tidak termasuk pakar-pakar yang senantiasa mampu bercakap berjam-jam lamanya entah itu diseminar, di radio, di tv dan lain sebagainya.

Dengan asumsi yang sederhana saja dimana manusia hanya bertahan selama satu hari mempu bercakap-cakap selama 2-3 jam saja, maka dalam sehari di dunia ini terdapat = 2160 x 2 x 5 milyar = 21.600 Milyar = 21,6 Triliun kata !!! . Bayangkan lagi jika dalam satu minggu, satu bulan, bahkan satu tahun 365 hari, maka jumlah kata yang tercecer dimuka bumi selama satu tahun adalah lebih dari 7800 Triliun kata-kata !!! Subhannalloh..!!!

Kata-kata itu adalah kata-kata yang terucap dari manusia, ini belum lagi dihitung kata-kata yang tidak terucap, tetapi tertulis. Entah itu di buku tulis masing-masing manusia, di email, di chatting, di SMS, di tembok, dikanvas, dikoran, dimajalah, di TV, dikomputer, bahkan diblog ini sendiri sudah tak terhingga rasanya. Mau coba dihitung ? ..

Hehe daripada nambah ngitung yang kata-kata tertulis, mungkin kita coba saja analisa yang terucap oleh bagian tubuh kita yang terletak dibawah hidung ini dulu.

Dalam bercakap-cakap dengan seseorang, kita tentunya tak pernah mulus seperti sebuah cerita, dengan nada teratur, ada pola yang terbentuk, ada ritmenya. Misalkan saja, hari ini diminta untuk memberikan presentasi kepada klien, pastilah banyak hal yang kita coba poin-poin hiperbolik, belum lagi mungkin memberikan janji-janji yang entah apakah janji itu nanti akan bisa dilakukan atau tidak. Belum lagi jika kita mengajar, apakah ada bumbu-bumbu cerita yang ditambah-tambahkan. kalau kita berbicara dengan anak apakah sering memberikan teguran, amarah, dan ucapan-ucapan lainnya.

Segala sesuatunya dalam sebuah percakapan yang kita keluarkan dari mulut ini pasti dalam satu hari ada beberapa kesalahan. Dan kesalahan itu adalah bisa berupa janji palsu, pujian palsu, kebohongan, mengejek, mencaci, menghujat dan hal-hal buruk lainnya. Marilah kita anggap poin untuk itu adalah sebesar 10% saja dari kat-kata yang kita keluarkan dalam sehari.

Dengan perhitungan matematis, maka jumlah kat-kata yang keluar dari mulut kita dan tidak "bermanfaat" bahkan dikategorikan "berdosa" adalah sebesar = 10% x 2160 x 2 jam/hr = 432 kata dalam sehari... Berapa banyakkah itu ??. Yaitu sebanyak kata-kata yang saya tulis sampai dengan tanda titik ini!!.

Jadi intinya, jika anda sudah hidup selama bisa berkata-kata (baligh hingga mati), sudah berpa kata-kata yang sia-siakah yang kita keluarkan dari mulut kita ?... berapa pula banyknya kata-kata yang sia-sia juga dan kita tulis dimana-mana ?...

Wallaahu'alam bishshowab....
~ @Abuafi ~

Thursday, September 20, 2007

Oleh-oleh Imam dari negeri yang disakiti

Tepat pada hari ke-8 dibulan penuh berkah ini, disebuah mesjid ditengah-tengah kampung dibelakang royal plaza surabaya, seorang tamu dari sebuah negara yang dikoya-koya oleh manusia-manusia yang sebenarnya dikaruniai kepintaran tetapi selalu tidak mau beriman kepada Alloh. Palestina, sebuah negeri yang seharusnya dalam kedamaian, sebuah negeri yang dulu adalah sebagai tempatnya sang umat berkiblat.

Imam Besar Masjidil Aqsa syaikh Dr. Muhammad Syam hadir ditengah-tengah jamaah sholat dluhur di masjid.

Banyak hal yang diceritakan sang imam, mulai dari kebiasaan ibu-ibu dipalestine pada saat buka puasa. Mereka selalu senantiasa melakukan acara berbuka puasa dirumah dan di sebuah meja besar dengan menyediakan kursi sebanyak jumlah anggota keluarga.

Jika ada Abi, Ummi, dan 5 anak maka kursinya pun tetap senantiasa sejumlah 7 buah. Dan hal ini terjadi hingga kapanpun, bahkan disaat ini sang ibu pasti akan memberitakan kepada anak-anaknya yang masih kecil, bahwa kursi yang pertama kosong itu adalah disediakan pada abi-nya yang saat ini telah bertemu dengan Alloh, syahid ditembak israel saat intifada.

Kursi kedua yang kosong adalah kakak pertama yang saat ini sedang ada dipenjara israel bersama saudara-saudara sepupunya. Kursi ketiga adalah kakak kedua yang saat ini sedang bersembunyi bersama saudara-saudara seperjuangan HAMAS di perbatasan Gazza. Sehingga sang ibu hanya ditemani oleh dua caloh mujahid kecilnya dirumah itu. Inilah yang saat ini terjadi nyaris diseluruh pelosok Palestina.

Subahanalloh, begitu pedih perjuangan saodara-saodara kita di negeri yang sekarang ini bahkan kitapun sudah nyaris melupakannya..
Yaa Alloh, Bilakah perjuangan ini kan berakhir ?
Yaa Alooh, Bilakah kami juga diberi kesempatan berjuang untuk saodara-saudara kami ?
Yaa Alloh, Ingatkanlah kami akan adanya saodara-saodara muslim yang masih hidup penuh perjuangan berjihad dijalanmu,
Yaa Alloh, Janganlah kami ini hanya ingat kepada dunia kecil kami di Indonesia
Yaa Alloh, berilah setitik ingatan kepada kami sehingga kami kan senantiasa memberikan apapun pada saodara-saodara kami...
Alloohu Akbar !!! Alloohu Akbar !!! Alloohu Akbar !!!


~@Abuafi ~

Tuesday, September 04, 2007

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut